Suatu hari saya pergi ke bali melakukan perjalanan refleksi diri lalu terjadi serupa karya. sebulan kemudian, saya melanjutkan karya yang saat itu saya rasa terasa tanggung. sayangnya, bahkan setelah menambah dan mengurangi, saya tetap merasa karya ini belum selesai, seperti berikut.
Aku mengasihi tempat ini
Ia mengajar untuk memberi diri kepada hati
Sembari menatap dan merenungi ombak
Kuberi kesempatan pada yang tak tampak
Diajak belajar tentang ketaatan
Buat apa berkata ‘Tuhan, Tuhan’ dengan iman hanya di kerongkongan
Diajak belajar tentang keseimbangan
Kata Nya arti hidup bukan hanya sekedar menghidupi, tapi juga menghidupkan
Percayakah kamu neraka itu tidak ada?
Setidaknya bukan untuk manusia
Bukan untuk yang dicipta Nya di alam nyata pun tak nyata
Begitu baik Yang Maha Kuasa karena Dia ingin semua masuk surga
Berbahagialah yang hidup di Dunia tanpa berpikir surga
Bukankah hidup untuk berbuat baik sesama manusia?
Bukanlah hidup jika untuk berhitung dosa.